Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Tips danTriks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips danTriks. Tampilkan semua postingan

Kiat Cegah Alpukat Berubah Warna dengan Bawang Merah

Written By Home1 on Senin, 06 April 2015 | 18.00

tujuh1Alpukat adalah salah satu buah yang segar dan kaya manfaat. Tak heran, semakin banyak orang yang berlomba-lomba berkreasi menciptakan sajian berbahan dasar alpukat. Selain nikmat, buah ini juga aman bagi yang tengah berdiet, karena mengandung lemak tak jenuh dan nabati.

Namun, kendala yang dihadapi oleh banyak orang adalah alpukat cepat sekali teroksidasi dan membuat kualitas daging buah berubah warna jadi kecoklatan.
Biasanya, untuk mencegah perubahan warna ini, banyak orang mengatasinya dengan perasan air jeruk lemon atau jeruk nipis. Sayangnya, cara ini tak bertahan terlalu lama. Lalu apa yang harus dilakukan?
Menurut situs Women's Health, bawang merah bisa menjadi solusi efektif. Caranya, iris beberapa siung bawang merah. Lalu, tempatkan irisan bawang ke dalam wadah plastik. Kemudian, di wadah yang sama, masukkan potongan (1/2 bagian) alpukat yang masih berkulit, di atas irisan bawang, selanjutnya tutup rapat dan simpan dalam lemari es.
Langkah ini akan membantu menahan perubahan warna alpukat selama tiga hari. Sebab, irisan bawang merah akan mengeluarkan gas sulfur, yang sementara waktu bakal menghentikan proses oksidasi dari buah alpukat hingga warnanya pun tak beralih kecoklatan.

Sumber :

Womens Health

Penulis :

Christina Andhika Setyanti

Editor :

Syafrina Syaaf

Sumber : KOMPAS.com

Bagaimana Trik Cepat "Mencairkan" Daging Beku

Written By Home1 on Rabu, 04 Februari 2015 | 17.47

tujuhShutterstock Ilustrasi bahan mentah sebelum dimasak

Daging yang belum diolah, umumnya disimpan dalam plastik tertutup, untuk kemudian dibekukan dalam freezer. Cara ini diketahui bisa memperpanjang umur simpan daging dan menjaganya tetap segar.

Sebelum diolah, biasanya daging beku mesti dilunakkan dahulu, dengan cara didiamkan dalam suhu ruang lebih kurang 25 derajat celsius hingga semua es pada daging mencair. Namun, tak sedikit orang yang merasa kerepotan dengan cara yang membutuhkan waktu terbilang lama. Lalu, sebenarnya, adakah aturan lain yang lebih mudah?

Sebuah stasiun tv kabel di Taiwan, CTi, menayangkan kiat praktis dalam mengolah daging sebelum dimasak.

Anda hanya membutuhkan dua buah panci alumunium. Kemudian, pilih salah satu panci, lalu balikkan (posisi bawah panci menjadi di atas dan mulut panci di bawah). Letakkan daging yang masih terbungkus plastik dan beku  di atas panci terbalik tersebut.

Selanjutnya, ambil panci lainnya, dan isilah dengan air kran. Setelah panci terisi, tumpuk panci ini di atas daging dan panci terbalik. Sehingga susunannya nampak seperti burger panci. Diamkan selama 5 hingga10 menit (tergantung ketebalan daging). Anda akan saksikan, lambat laun daging akan mencair dengan sendirinya.

Sumber : KOMPAS.com

Tips Menghilangkan Duri Bandeng

Written By Home1 on Sabtu, 24 Mei 2014 | 07.17

tujuh Cabut duri bandeng dengan mudah (Foto:vedca)

BANYAK sekali orang malas mengolah ikan bandeng karena durinya menyebalkan. Menghilangkan durinya pun sulit. Kini, ada cara termudah.
Nah, berikut ini ada beberapa cara benar menghilangkan duri bandeng, sehingga mengonsumsinya menjadi nyaman, seperti diutarakan Sisca Soewitomo, praktisi kuliner Indonesia kepada Okezone di Jakarta.


1. Sebelum membuang duri, bersihkan dahulu sisik ikannya. Sebab, sisik sulit dibersihkan bila durinya telah dibuang.
2.  Jangan lupa untuk membuang insang dan kotorannya melalui insang. Hati-hati saat membersihkan isi perut agar empedunya tidak pecah karena akan membuat daging ikan menjadi pahit.
3. Pijat atau pukul ikan dengan ulekan hingga daging lunak dan tidak kenyal.
4. Sayat punggung ikan bandeng dari ekor ke kepala. Namun, jangan sayat terlalu dalam agar duri tidak terpotong. Duri yang terpotong semakin sulit dibuang.
5. Sayat bagian ekor ikan hingga bagian duri ekor sedikit terlihat.
6. Pegang ekor dan kepala ikan, kemudian pelan-pelan tarik ekor dan duri ekor dengan kuat. Tekuk sedikit kepala ikan untuk membantu proses penarikan ikan.
7. Teruskan sayatan mulai dari punggung ikan hingga ikan terbelah. Periksa daging ikan untuk mengecek apakah duri kecil tertinggal. Kalau ada duri tertinggal, cabut durinya dengan pinset.
8. Selain ditarik dari ekor, duri ikan bandeng bisa dikeluarkan lewat insang. (jjs)

Sumber : Dewi Kania - Okezone

Membuat Bakso Kenyal & Lezat, Hindari Delapan Kesalahan Membuatnya

Written By Home1 on Jumat, 09 Mei 2014 | 20.33

tujuh Begini buat bakso yang benar (Foto:surgamakan)

MENIKMATI bakso saat musim hujan memang paling enak. Bila Anda ingin membuatnya sendiri, perhatikan setidaknya delapan hal agar bakso bisa lezat sempurna.
Berikut beberapa kesalahan paling umum yang masih banyak dilakukan saat membuat bakso, seperti dilansir Bonapettite:

Terlalu banyak garam
Garam dibutuhkan dalam memasak demi menghasilkan rasa masakan yang gurih. Namun, saat membuat bakso maka cukup berikan garam secukupnya. Jika menggunakan keju, maka pemakaian garam dikurangi. Bisa juga Anda tidak menggunakan garam karena hasilnya akan terlalu asin.

Salah pilih bahan herbal
Bahan makanan satu ini akan membuat bakso lebih enak. Tanpa bahan ini, bakso akan terasa seperti burger. Jangan gunakan bahan herbal seperti peterseli maupun kemangi, tapi campurkan dengan bahan-bahan seperti mint, oregano, serta sedikit pala. Bahan-bahan ini akan memberikan rasa yang halus ketika bakso dimakan.

Kebanyakan telur
Telur bukan berfungsi memberikan kelembaban, tapi sebagai pengikat bahan-bahan lainnya, seperti daging, keju, serta rempah-rempah. Telur akan membuat bakso padat dan kenyal. Untuk satu kilogram daging, biasanya membutuhkan tidak lebih dari satu atau dua butir telur. Pastikan pula tidak terlalu banyak menggunakan remah roti.

Tanpa sentuhan tangan
Ketika sudah tercampur bersama, maka pastikan untuk menempatkan semua bahan ke dalam mangkuk dan gunakan tangan untuk mencampurnya. Sentuhan tangan akan membuat semua bahan tercampur rata tanpa merusak dagingnya.

Ukuran tidak sama
Dalam membuat bakso, maka proses membentuk bakso haruslah sama. Pertimbangkan bila bakso akan disantap anak-anak, Anda bisa membuatnya dalam ukuran lebih kecil dari biasanya.

Tidak ada minyak di tangan
Jika tangan terasa kering saat membentuk bakso, maka membuat campuran daging akan sulit bergulir. Agar tidak kering, maka berikan minyak pada tangan Anda.

Wadah kotor
Membuat bakso, maka usahakan semua bahan serta wadah yang dipakai haruslah bersih, terutama saat mencampurkannya. Taruhlah bakso yang sudah dibentuk ke dalam baki supaya tidak berantakan.

Langsung direbus
Biasanya adonan bakso yang sudah jadi Anda langsung direbus. Sebaiknya sebelum direbus, bakso dipanaskan dahulu dengan cara di-sear. Cara ini akan membentuk bakso jadi lebih bagus kemudian rebus baksonya. Lakukan perebusan selama 15 sampai 20 menit hingga bakso siap dikonsumsi.(ftr)

Sumber : Johan Sompotan - Okezone

Tips Cara Tepat Goreng Ikan agar Tidak Hancur

Written By Home1 on Selasa, 23 Juli 2013 | 17.41

tujuh Untuk masak ikan gunakan api kecil biar kulit dan dagingnya termasak dengan baik (Foto:donaldrussel)

HAI Chef, saya Tini (30). Saya kesal karena kadang tekstur ikan yang saya goreng hancur, padahal saya pakai ikan fillet. Bagaimana cara mencegahnya? Terima kasih atas jawaban Chef.
Tini-Pondok Gede

Jawab:
Untuk memasak ikan, Anda bisa memakai dua cara, yakni dengan api besar serta minyak banyak agar ikan tenggelam dan dengan api kecil tapi minyak sedikit.
Untuk menghasilkan tekstur ikan yang baik, gunakan sedikit minyak goreng dengan teknik memasak yang lambat alias api kecil. Cara ini akan mempertahankan juicy ikan, juga yang terbaik untuk ikan fillet.
Caranya, panaskan dahulu minyak goreng, lalu masukkan ikan. Sekira 7 menit berada di dalam wajan, angkat bagian bawah ikan agar kulitnya mendapatkan udara. Dengan ini, kulit ikan akan terkena panas dengan baik. Selanjutnya, jangan sering membolak-balik ikan agar renyah serta teksturnya tidak hancur.
Perlu diperhatikan, saat menggoreng ikan dengan memakai minyak sedikit, Anda tidak perlu menyirami ikan dengan minyak. Ini hanya akan menghancurkan teksturnya. Biarkan ikan masak dengan baik. Memang, menyiram-nyirami ikan dengan minyak goreng panas bisa mempercepat proses pematangan ikan, tapi teksturnya akan hancur.

Chef Juna Rorimpandey
Chef di tayangan ARJuna (Ala Resep Juna)
(ftr)

Sumber : Johan Sompotan - Okezone

Inilah Cara Agar Tumisan Tak Lengket di Wajan

Written By Home1 on Senin, 08 Juli 2013 | 17.46

tujuh shutterstock - Jangan menuangkan minyak goreng ke atas sayuran saat sedang menumis. Ini akan membuat makanan Anda jadi berminyak.  Anda yang sering memasak, pasti sering mengalami masalah tumisan yang lengket di wajan. Kalau sudah lengket di wajan, pasti masakan jadi mudah gosong, dan rasa masakannya jadi pahit. Tak cuma itu saja, mencuci wajan pun jadi susah karena kerak sisa makanan yang menempel ini sangat sulit dibersihkan.

Masakan yang lengket di wajan bisa jadi salah satu pertanda bahwa tumisan Anda ini kurang minyak. Solusinya, pastinya dengan menambahkan minyak ke wajan. Namun jangan sekali-kali menambahkan minyak goreng langsung ke atas sayuran tumis. Cara ini akan membuat masakan Anda jadi sangat berminyak dan tak sehat. Selain itu, menuangkan minyak ke atas tumisan juga tidak membuat tumisan tak lagi menempel di wajan.

Sebaliknya, sebaiknya gunakan spatula untuk mengaduk tumisan Anda. Kemudian dorong ke salah satu sisi wajan. Kemudian miringkan wajan ke bagian yang kosong agar sisi ini lebih panas. Tambahkan minyak di bagian ini (1-2 sdm), kemudian biarkan minyak ini panas. Setelah itu, geser kembali tumisan Anda ke minyak panas. Minyak panas ini akan membuat tumisan tak lagi lengket ke penggorengan, meskipun tidak menggunakan wajan antilengket.

Sumber : KOMPAS.com

Inilah Tips Menyimpan dan Memasak Jamur

Written By Home1 on Kamis, 28 Maret 2013 | 16.01

tujuh Tak hanya lezat, jamur juga mudah dimasak. (istock)

Layaknya ayam, jamur merupakan bahan makanan yang digemari seluruh masyarakat di dunia. Tak hanya lezat, jamur juga mudah dimasak. Anda dapat memasaknya sebagai bahan tambahan sup, tumisan, saus, salad, pizza dan masih banyak lagi. Jamur juga tahan lama ketika disimpan di lemari es.Namun, untuk mendapatkan cita rasa jamur secara maksimal, terdapat beberapa cara menyimpan jamur yang tepat agar jamur tetap segar, tidak berair dan cepat menyusut. Cara dan waktu Anda memasak juga memengaruhi kualitas rasa dan tekstur jamur.

Untuk itu, simak beberapa tipsnya berikut ini seperti dilansir laman Times of India:
- Jangan mencuci jamur sebelum menyimpannya. Jamur yang belum terkena air dapat bertahan lebih lama dari jamur yang sudah Anda cuci. Sebelum menyimpannya, cukup bersihkan jamur dengan kain lap kering.
- Ketika menyimpan jamur, pastikan Anda memasukan ke dalam plastik khusus sebelum diletakkan di lemari es. Hal ini dikarenakan plastik khusus memudahkan jamur tetap bernapas sehingga jamur tidak akan kering dan menyusut saat disimpan.
- Jamur dapat dibekukan dalam keadaan mentah selama mereka tidak pernah dicairkan sebelumnya. Sebaliknya, saat memasak jamur beku, Anda harus langsung memasaknya dalam keadaan beku. Jamur beku sebaiknya dimasak dengan cara direbus, seperti ditambahkan ke dalam sup atau casserole.
- Untuk mempertahankan rasa dan tekstur alami jamur, cukup masak jamur tidak lebih dari empat atau lima menit.
- Metode yang seringkali digunakan untuk menumis jamur adalah dengan mengiris-irisnya terlebih dahulu. Cairkan mentega di penggorengan yang telah panas lalu masukkan jamur dan tumis dengan api sedang selama tiga menit hingga jamur berwarna keemasan.

Sumber : VIVAllife

10 Gram, Berat Ideal Nasi Sushi

Written By Home1 on Senin, 25 Maret 2013 | 17.46

tujuh Sushi (Foto:groupon)

KELEZATAN sushi tergantung pada pemakaian bahan-bahan mentah. Tak kalah penting, faktor pemakaian nasi, dengan porsi yang harus seimbang. "Nasi sushi tidak boleh lebih dari 10 gram. Bila terlalu banyak, maka sushi jadi tidak enak dilihat," kata Andy Rozano, Director D'sushi Bodo, kepada Okezone di kawasan Sunter, Jakarta, belum lama ini. Bila porsi nasi terlalu banyak, maka sushi akan susah dibentuk dan mudah berantakan.

Perlu kekuatan tangan untuk membuat sushi. "Saat pengepalan nasi, tidak boleh dilakukan terlalu keras, karena nantinya nasi akan jadi padat. Tapi jika mengepal nasi terlalu pelan, maka sushi akan susah dibentuk," tambahnya.
Ketika membuat sushi, pastikan Anda memakai sarung tangan plastik untuk menjaga higienitasnya. Tangan pun harus terus dalam keadaan basah."Tangan basah, tapi tidak terlalu basah, supaya nasinya tidak licin. Sementara kalau terlalu kering, nasi akan lengket," tutupnya.

Sumber : Johan Sompotan - Okezone

Bagaimana Cara Memilih Ikan yang Segar

Written By Home1 on Kamis, 21 Maret 2013 | 06.41

tujuh (Foto:Imagesu) - MENYANTAP hidangan ikan jika diolah dari ikan yang tidak segar akan terasa gatal di mulut dan bau amisnya sulit hilang. Untuk itu, Anda perlu tahu bagaimana cara memilih ikan yang segar saat sedang berbelanja. Beberapa dari kita sering mendengar jika ikan yang masih segar insannya akan berwarna merah karena darah ikan yang baru ditangkap masih menempel. Tetapi itu bukan jaminan, bisa saja ada kecurangan dari penjual dengan memberi pewarna merah yang lazim disebut wantek.

“Kalau mau memastikan apakah benar-benar segar, periksa bagian belakang insan ikan, ada yang seperti urat. Itu dipencet, jika merah wantek pasti ketahuan, warnanya kan beda sama merah darah,”

Yang bisa Anda amati langsung dalam memilih ikan yang segar yaitu dengan memperhatikan bola mata ikan. Jika mata ikan bening maka dipastikan masih segar, tapi jika warnanya mulai pucat maka ikan itu telah bermalam. Sedangkan hal lain  Anda lakukan adalah dengan menyentuh ikan secara langsung. Jika ikan Anda tekan bagian perutnya dan akan cepat kembali ke bentuk semula, maka ikan terbilang segar. Berbeda dengan ikan yang telah bermalam, biasanya daging ikan tidak lentur lagi atau agak lama kembali ke bentuk semula.

Sumber :  Okezone.

Bagaimana Cara Masak Salmon, Cukup Gunakan Garam & Minyak Zaitun

tujuh (Foto:Hersmagz) - MEMASAK ikan salmon tidak bisa asal-asalan seperti mengolah ikan jenis lainnya. Untuk mendapatkan daging ikan yang juicy di dalam dan renyah di luar, lakukan dengan teknik masak ala Prancis. Ikan salmon yang telah dibersihkan, jika ingin dimarinasi sebaiknya hanya menggunakan sedikit garam agar tidak merusak citarasa alami salmon. "Teknik yang benar marinasi ikan, pertama harus oleskan dengan olive oil, tambahkan garam atau lada, jika suka, ini agar bumbu merata,".

Ikan salmon tidak boleh dimasak terlalu lama atau overcooked supaya tidak kering. Durasi paling tepat untuk mematangkan daging ikan salmon, yaitu 8-10 menit, dimana setiap sisinya sekira 2-3 menit, lalu ikan dibalik. Cara paling tepat untuk memulai masak ikan salmon, yaitu dengan terlebih dahulu memanaskan bagian daging, terakhir bagian yang memiliki kulit. Tambah Chef Francis, dalam teknik memasak ala Prancis, yang terpenting adalah permainan api yang tepat saat memasak ikan. Api diawal harus sangat panas, dikecilkan, lalu ikan segera dipanaskan.

Sumber : Dewi Yanti - Okezone

Subscribe me

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kuliner Top Kuliner - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger